Diberdayakan oleh Blogger.

Archives

Kamis, 14 November 2013

Tag:

Jam Tangan sebagai Inovasi Manusia



Bayangkan jika saat ini kita tidak memiliki alat yang dapat mengukur dan memastikan waktu. Mungkin setiap harinya kita akan terlambat menuju ke kantor, sekolah dan kuliah, dan mungkin juga kita akan di marahi teman setiap hari kerena selalu datang terlambat.
Oleh karena itu jam sangat penting dalam kehidupan Manusia.
Orang sudah terbiasa untuk bertanya seperti,
   Jam berapa sekarang ? 

   atau Berapa jam perjalanan anda ?
   Akan tiba jam bepara kita?
   Dan jam berapa anda datang ? dan masih banyak pertanyaan lainnya.

Mungkin pernah tersirat dibenak anda bagaimana orang zaman dahulu bisa mengetahui waktu?   
  
Jam Matahari      Dari jaman dahulu kala manusia sudah menyadari akan adanya pergantian siang dan malam yang telah membagi aktivitas kehidupan kita sehari-hari ke dalam dua jenis pembagian waktu, yaitu waktu bekerja dan waktu beristirahat. Tak hanya membagi waktu dalam siang dan malam, manusia kemudian juga membagi waktu ini berdasarkan pergerakan posisi matahari yang mereka liat setiap hari, yaitu mulai dari naiknya matahari dari tempat terbit di kaki langit, bergerak hingga sampai tepat di puncak kepala lalu bergeser turun kembali ke kaki langit di tempat terbenam.
          Sejak saat itulah orang orang pada zaman tersebut memikirkan tentang adanya acuan waktu yang spesifik dan akurat untuk menentukan kegiatan-kegiatan mereka, yang sekarang kita kenal dengan sebutan “Jam” atau dalam bahasa inggrisnya yaitu “Clock”. Sebenarnya kata jam sudah digunakan dari abad ke-14 atau 700 tahunan lalu, diambil dari bahasa latin yang artinya “Clocca”.  Sekitar  3.500 tahun sebelum Masehi, Manusia zaman itu menggunakan bayangan pancaran matahari yang berada di permukaan datar sebagai alat penunjuk waktu. Dalam sehari waktu terbagi menjadi 12 jam, dan pada musim dingin waktu lebih pendek dibanding waktu musim panas. Dia adalah Ibnu Al-Shatir, Seorang ahli Astronomi dari umat muslim yang pertama kali membuat “Jam Matahari atau Sundial” yang mana tertulis sebagai Sejarah Jam tertua di muka Bumi ini.
          Lalu setelah itu kurang lebih sekitar 5.000 sd 6000 tahun lalu, orang mesir membuat kalender dan mengukur waktu dengan menggunakan Obelisk. Sekitar tahun 1400 sebelum masehi (sekitar 3.400 tahun yang lalu) jam air telah ditemukan di mesir, jam itu dinamakan clepsydra(kleph-sur-druh). Penciptaan jam air ini yang paling monumental dilakukan al-Jazari. Berkat kemampuan mekaniknya, al-Jazari tercatat mampu merakit beberapa jenis jam air. Salah satunya, sebuah jam dengan tenaga air yang tingginya satu meter dan lebarnya satu setengah meter. Jam itu berhasil direkonstruksi di Museum Ilmu Pengetahuan tahun 1976.
            Al-Jazari juga mampu membuat jam air berbentuk gajah. Bahkan, jam buatan al-Jazari sudah mampu menghasilkan suara. Dalam manuskrip al-Jazari, jam itu merupakan jam terawal yang menggunakan flow regulator, sebuah sistem tutup-lubang dan sebuah otomaton seperti sebuah jam burung. Jam ini merupakan jam pertama dengan reaksi otomatis dalam interval waktu. Jam ini menggunakan sebuah robot manusia (humanoid) yang membentur gembreng dan sebuah robot burung mekanik secara otomatis bersiul.

           Jam air ini juga dikenal sebagai jam pertama yang bisa merekam waktu secara akurat untuk menyesuaikan lamanya hari yang tidak sama sepanjang tahun. Rancangan jam air buatan al-Jazari juga diakui sangat bagus. Jam al-Jazari penuh dengan ide-ide dan teknik-teknik yang penting bagi sejarah perancangan mesin.


Berikut merupakan vidio tentang

Al-Jazari and the Castle Clock    



         

         Jam air ini merupakan jam yang sangat bagus, tetapi didalam kebagusan ini masih ada kekurangan, yaitu apabila jam ini dipakai pada saat musim dingin maka secara langsung airnya pun menjadi membeku. Maka dari itu manusiapun membuat inovasi kembali dengan dibuatnya “JAM PASIR”. Pasir mudah di peroleh hampir di semua tempat dan berbeda dengan air, dan pasir tidak membeku dalam udara dingin. Gelas-gelas pasir pengukir waktu yang kira-kira 1.200 tahun yang lalu mulai di gunakan, sangat sedikit mengalami perubahan bentuk. Untuk menjaga agar pasir tetap sempurna keringnya, pasir itu di letakkan dalam sebuah tempat dari kaca yang rapat tak tembus oleh air, yang menyempit pada bagian tengahnya.Tetesan pasir dari sebuah lubang kecil pada mangkuk atau tempat lainnya secara jelas dapat digunakan untuk mengukur waktu seperti halnya dengan tetesan air yang teratur.

          Karena itu tidaklah mengherankan, jam pasir sudah di pergunakan selama berabad-abad. Sebuah jam pasir yang sudah sangat tua terdapat di majelis rendah di Westminster yang mengukur waktu dua menit untuk membunyikan bel guna memanggil anggota-anggota majelis itu untuk memungut suara. Tempat pasir itu dipasang didalam suatu rak yang dapat dibalik- balikan. Atau tempat pasir saja yang dibolak- balikkan letaknya, sehingga pasir mengalir turun terus-menerus.

          Setelah adanya Jam Pasir ada juga jam yang diberi nama dengan Jam Mekanik. Jam dengan alat berat pertama kali diciptakan Ibnu Khalaf al-Muradi dari Islam Spanyol. Ahmad Y al-Hassan dan Donald R Hill dalam bukunya Islamic Technology: An Illustrated History mengungkapkan, ilmuwan Muslim yang menciptakan jam mekanik lainnya adalah Taqi al-Din. Jam mekanik ciptaannya itu dituliskan dalam The Brightest Stars for the Construction of Mecahnical Clocks. Dalam bukunya itu, Taqi al-Din menguraikan konstruksi jam yang dikendalikan pemberat dengan mekanisme gerak berupa verge an foliot, suatu rangkaian gir yang berdetak, sebuah alarm, dan pemodelan fase-fase bulan. ''Dia juga menjabarkan tentang pembuatan jam yang dijalankan pegas dengan penggerak silinder-konis,'' tutur al-Hassan.

           Masyarakat Eropa baru mengenal jam yang dikendalikan pemberat pada 1300 M. Sedangkan jam yang dikendalikan pegas baru dikuasai peradaban Barat tahun 1430 M. Masyarakat Inggris mulai membuat arloji pada 1580 M. Sedangkan orang Jerman sudah menciptakan arloji tahun 1525 M.
Meski begitu, menurut al-Hassan dan Hill, dibandingkan orang Eropa, Taqi al-Din lebih awal menguasai seni horologi (seni pembuatan jam). 

          Tahun 1300. Penduduk eropa mulai mengenal jam yang dikendalikan oleh pemberat. Sampai di tahun 1335 kota Milan pertama kalinya memunculkan Lonceng  yang berdentang setiap jamnya. Di susul lonceng London pada tahun 1386 di kota Katedral Salisbury.  Peradaban Barat baru mengenal jam yang dikendalikan pegas pada tahun 1430. Sedangkan tahuh 1580 Inggris mulai membuat Arloji. Dan berkembang dengan munculnya jam rumahan berdiameter 10-12,5cm dengan tebal sekitar 7,5cm yang dibuat oleh Peter henlein, si tukang kunci dari nurnberg Jerman.

          Seiring berkembangnya zaman, loncengpun mulai di buat tegak pada akhir abad ke-16. Dan di abad ke-17 mesin jam mulai dibungkus kuningan dan ditutup permukaannya  dengan  kaca,  serta di lengkapi dengan penunjuk menit. 

           Kemudian tahun 1656 bermunculan lonceng dengan pemberat dan pendulum yang di bungkus dengan kotak kayu dan bertali pendek sehingga bisa digantung di dinding. Pada Tahun 1926 Jam mulai di lengkapi dengan kristal quartz. Dan tahun 1950 sebuah Perusahaan bernama The Hamilton Watch Co Of Lancaster, pertama kali meluncurkan jam digital elektrik di Pennsylvania. Seiring berjalannya waktu , manusia mulai memikirkan inovasi baru agar manusia dapat melihat waktu setiap saat, dimanapun dan kapanpun. Kemudian terbesitlah ide untuk membuat jam yang berukuran lebih kecil sehingga lebih efisien dan dinamis maka manusia membuat inovasi baru dengan memperluas fungsi dari jam itu sendiri salah satunya, kalau dulunya arloji biasanya diperuntukkan untuk menunjukkan waktu, ditambah dengan penunjuk hari dan tanggal, juga dapat dijadikan sebagai bentuk aksesoris atau penghias ditangan dalam dunia fashion. Saat ini kemampuan arloji telah sangat berkembang. Jam tangan tak lagi diburu karena modelnya yang keren, soalnya kita sudah memasuki era smartwatch alias jam tangan pintar. Sesuai dengan namanya, jam tangan ini bisa melakukan tugas seperi handphone, seperti menelpon, mengirim sms, sampai mengecheck akun sosial media. Bahkan untuk yang lebih canggih lagi, dengan ditambahkannya chronograph, yaitu untuk menghitung waktu dengan sangat tepat hingga sepersekian detik. Bukan saja sampai disitu, arloji masa kini juga mempunyai berbagai tambahan kemampuan, seperti : tahan air, tahan benturan, dapat mengukur ketinggian, kompas ( alat penunjuk arah). Bukankah hal itu merupakan hal yang sangat luar biasa?



         Tetapi meskipun memiliki cukup banyak kelebihan, inovasi inovasi jam tersebut juga memiliki beberapa kekurangan contohnya pada jam tangan yang disertai dengan speaker. Pada umumnya, jam tangan tersebut memiliki ukuran yang kecil sehingga mempengaruhi kualitas suara yang dihasilkan. Selain itu kekurangan yang lainnya ada pada layar, jam tangan tersebut menggunakan layar yang sangat kecil hanya 1.44 inci sehingga turut mempengaruhi kualitas gambar dan resolusi tulisan yang ada pada jam tangan tersebut. Selain itu memori internal yang dimiliki ponsel ini juga tergolong sangat kecil meskipun jam ini dapat disisipkan dengan memori microSD hingga 4GB. Tak hanya itu, kekurangan lainnya ada pada kamera,  ponsel ini hanya memiliki kamera VGA dengan resolusi yang rendah sehingga pada saat pengambilan sebuah gambar, gambar yang dihasilkan terlihat kurang jelas dan memiliki resolusi yang rendah sehingga amat sangat kurang tepat apabila menggunakan jam tangan ini untuk melakukan pengambilan gambar.

          Bisa dibilang jam tangan pada jaman sekarang merupakan hal yang fenomenal dan erat hubungannya dengan kehidupan manusia, semua kalangan mulai dari anak-anak, kaula muda, dan juga orang tua dapat menggunakannya.  Design yang ditawarkan oleh berbagai produsen jam diseluruh dunia pun beragam dengan warna warna yang sangat menarik, sehingga pria maupun wanita dapat menggunakannya.  Tak  jarang pula orang-orang berpendapat bahwa dengan mengenakan jam tangan mereka merasa lebih percaya diri. Manfaat lainnya yang tidak kalah penting dari menggunakan jam tangaan tersebut adalah meningkatkan gengsi (prestige) orang yang memakai jam tangan tersebut. Sebagai contoh seorang pria atau wanita karir bisa tampak lebih profesional dan berkelas ketika memakai jam tangan tertentu. Untuk seorang pria yang bekerja dikantor malah agak terlihat aneh jika tidak ada jam tangan yang melingkar di lengannya, seperti kehilangan efek profesionalitas dan kedewasannya. Selain itu jam tangan juga mampu meningkatkan gengsi bagi penggunanya, sebagai contoh dengan menggunakan jam tangan merk tertentu yang semua orang tahu itu bukan jam tangan biasa, bisa menimbulkan efek bahwa orang tersebut mempunyai tingkat perekonomian yang bagus. Dengan kata lain, saat ini penggunaan jam seakan dapat mempengaruhi pandangan orang lain terhadap diri sang pemakai. 
          Jam tangan saat ini memang tidak hanya digunakan sebagi penunjuk waktu, tetapi juga memiliki fungsi lain yang sangat berguna dan efisien digunakan oleh manusia pada masa kini. Bukan tidak mungkin dimasa yang akan datang akan ada inovasi inovasi yang semakin mutahir pada jam tangan itu sendiri. Alangkah baiknya kita sebagai pengguna jam tangan tetap menjalankan fungsi jam tangan sebagai mana mestinya dengan kata lain tidak menggunakan fitur-fitur tambahan pada jam tangan untuk hal-hal yang berbau negatif.


sumber : http://berita-ter-unik.blogspot.com/2012/02/perkembangan-jam-dulu-hingga-sekarang.html


About Unknown

Immersed in the wonders of the Words.

1 komentar:

 

About

"
Universitas Gunadarma  photo studentsiteicon_zps865e2f28.jpg  photo fak-psi_zps01cc3ba4.jpg
"